A. Tujuan Praktikum
Praktikum ini bertujuan untuk mengamati macam-macam sistem pencernaan pada kelas pisces, amfibi, aves dan mamalia.
B. Dasar Teori
Sistem pencernaan pada amfibi hampir sama dengan ikan, meliputi saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan salah satu binatang amfibi adalah katak, makanan katak berupa hewan-hewan kecil (serangga). Saluran pencrnaan katak dimulai dari rongga mulut, terdapat gigi berbentuk kerucut untuk memegang mangsa dan lidah menangkap mangsa kemudian ke eshopagus yang berupa saluran pendek, kemudian menuju ke lambung yang berbentuk kantung bila terisi makanan menjadi lebar, menuju usus, usus dapat dibedakan atas usus halus dan tebal. Usus halus meliputi: duodenum, jejunum, dan ileum, tettapi belum jelas batas-batasnya. Usus tebal berakhir pada rektum dan menuju kloaka diamana kloaka bermuara bersama antara saluran pencernaan makanan, saluran reproduksi dan urin. Kelenjar pencernaan pada amfibi terdiri atas hati dan pancreas. Hati berwarna merah kecoklatan, terdiri atas lobus kanan yang terbagi lagi menjadi dua lobus. Hati berfungsi mengeluarkan empedu yang di simpan dalam kantung empedu yang berwarna kehijauan. Pancreas berwarna kekuningan, melekat diantara lambung dan usus dua belas jari (duodenum). Pankreas berfungsi menghasilkan enzim dan hormon yang bermuara pada duodenum (Khalifah, 2007: 25).
Pada sebagian hewan, paling tidak beberapa hidrolisis terjadi melalui pencernaan ekstraseluler yaitu perombakan makanan di luar sel. Pencernaan ekstraseluler terjadi di dalam kompartemen yang bersambungan melalui saluran-saluran dengan bagian luar tubuh hewan. Banyak hewan dengan tubuh relatif sederhana memiliki kantung pencernaan dengan pembukaan tunggal. Kantung ini yang disebut rongga gastrovaskuler berfungsi dalam pencernaan dan distribusi nutrient ke seluruh tubuh (Djarubito, 1989: 28).
Saluran pencernaan pada ikan dimulai dari mulut (cavum oris). Di dalam rongga mulut terdapat gigi-gigi kecil yang berbentuk kerucut pada geraham bawah dan lidah pada dasar mulut yang tidak dapat digerakkan serta banyak menghasilkan lender tetapi tidak menghasilkan air ludah (enzim). Dari rongga mulut makanan masuk ke eshopagus melalui faring yang terdapat di daerah sekitar insang. Esopagus berbentuk kerucut, pendek, terdapat dibelakang insng dan bila tidak melalui makanan lumennya menyempit. Dari kerongkongan makanan di dorong masuk ke lambung, lambung pada umumnya membesar, tidak jelas batasnya dengan usus. Dari lambung makanan masuk ke usus melalui pipa panjang berkelok-kelok dan sama besarnya, usus bermuara di anus. Kelenjar pencernaan pada ikan meliputi hati dan pankreas. Hati merupakan kelenjar yang berukuran besar, berwarna merah kecokelatan, terletak di bagian depan rongga badan dan mengelilingi usus, bentuknya tidak tegas, terbagi atas lobus kanan dan lobus kiri, serta bagian yang menuju ke arah punggung. Fungsi hati menghasilkan empedu yang disimpan dalam kantung empedu berbentuk bulat, berwarna kehijauanterletak disebelah kanan hati dan salurannya bermuara di lambung. Kantung empedu berfungsi untuk menyimpan empedu dan disalurkan ke usus bila diperlukan. Pancreas merupakan organ yang berukuran mikroskopik sehingga sukar dikenali, fungsi pankreas antara lain menghasilkan enzim-enzim pencernaan dan hormon insulin (Jasin, 1989: 55).
C. Metode Praktikum
1. Waktu dan Tempat
Adapun waktu dan tempat dilaksanakannya praktikum ini adalah sebagai berikut:
Hari/Tanggal : Selasa/ 07 Mei 2013
Pukul : 13.00-15.00 WITA
Tempat : Laboratorium Zoologi Lantai II
Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islma Negeri Alauddin Makassar
2. Alat dan Bahan
a. Alat
Adapun alat yang digunakan pada praktikum ini adalah 1 set alat bedah dan papan seksi 1 buah, pentul dan botol.
b. Bahan
Adapun bahan yang digunakan pada praktikum ini adalah ikan bandeng (Chanos chanos), katak (Rana cancarivora), merpati (Columba livia), mencit (Mus musculus), kapas dan eter.
3. Cara kerja
Adapun cara kerja pada praktikum ini adalah sebagai berikut:
a. Pengamatan I
1) Membedah ikan bandeng dan mengamati sistem pencernaan yang ada mulai dari mulut, lambung, usus, hati, pankreas dan kantung empedu.
2) Menggambar hasil pengamatan.
b. Pengamatan II
1) Membedah katak dan mengamati sistem pencernaan yang ada mulai dari rongga mulut, esophagus, ventrikulus, intestinum, dan kloaka.
2) Menggambar hasil pengamatan.
c. Pengamatan III
1) Membedah merpati dan mengamati sistem pencernaan yang ada mulai dari paruh, rongga mulut, faring, lambung, intestinum dan kloaka.
2) Menggambar hasil pengamatan.
d. Pengamatan IV
1) Membedah mencit dan mengamati sistem pencernaan yang ada mulai dari mulut, faring, usus dan anus.
2) Menggambar hasil pengamatan.
D. Hasil dan Pembahasan
1. Hasil Pengamatan
a. Sistem pencernaan pada ikan bandeng (Chanos chanos)
Keterangan:
1. Mulut
2. Kerongkongan
3. Hati
4. Kantung empedu
5. Lambung
6. Pnkreas
7. Usus
8. Anus
b. Sistem pencernaan pada katak (Rana cancarivora)
Keterangan:
1. Mulut
2. Kerongkongan
3. Pankreas
4. Lambung
5. Ginjal
6. Usus besar
7. Usus halus
8. Empedu
9. Hati
10. Kloaka
c. Sistem pencernaan pada burung merpati (Columba livia)
Keterangan:
1. Mulut
2. Cavum Oris
3. Faring
4. Proventriculus
5. Ventriculus
6. Intestium
7. Kloaka
d. Sistem pencernaan pada mencit (Mus musculus)
Keterangan
1. Kerongkongan
2. Hati
3. Usus
4. Anus
5. Rektum
6. Sekum
7. Pankreas
8. Kolon
2. Pembahasan
a. Sistem Pencernaan Ikan Bandeng (Chanos chanos)
Saluran pencernaan pada ikan dimulai dari mulut (Cavum oris). Pada bagian terdepan dari mulut adalah bibir dan terdapat gigi-gigi kecil, lidah dan organ palatin di dalam rongga mulut. Dari rongga mulut makanan masuk ke esophagus melalui faring dimana faring ini hampir sama dengan rongga mulut. Esophagus bermula dari saluran pencernaan yang berbentuk seperti pipa dan dan mengandung lendir untuk membantu penelanan makanan. Dari kerongkongan makanan di dorong masuk ke lambung, dimana lambung dimana lambung merupakan segmen pencernaan yang diameternya relatif lebih besar bila dibandingkan dengan organ pencernaan yang lain dan berfungsi sebagai penampung makanan. Dari lambung makanan masuk ke usus melalui pipa panjang berkelok-kelok dan sama besarnya, usus bermuara di anus. Usus merupakan segmen yang terpanjang dari saluran pencernaan. Fungsi hati menghasilkan empedu yang di simpan dalam kantung empedu berbentuk bulat, berwarna kehijauan terletak disebelah kanan hatidan salurannya bermuara pada lambung. Kantung empedu berfungsi untuk menyimpan empedu dan disalurkan ke usus bila diperlukan. Pankreas merupakan organ yang berukuran mikroskopik sehingga sukar dikenali, fungsi pankreas antara lain menghasilkan enzim-enzim pencernaan dan hormon insulin.
b. Sistem Pencernaan Katak (Rana cancarivora)
Sistem pencernaan pada amfibi hampir sama dengan ikan, meliputi saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan salah satu binatang amfibi adalah katak, makanan katak berupa hewan-hewan kecil (serangga). Saluran pencrnaan katak dimulai dari rongga mulut, terdapat gigi berbentuk kerucut untuk memegang mangsa dan lidah menangkap mangsa kemudian ke eshopagus yang berupa saluran pendek, kemudian menuju ke lambung yang berbentuk kantung bila terisi makanan menjadi lebar, menuju usus, usus dapat dibedakan atas usus halus dan tebal. Usus halus meliputi: duodenum, jejunum, dan ileum, tettapi belum jelas batas-batasnya. Usus tebal berakhir pada rektum dan menuju kloaka diamana kloaka bermuara bersama antara saluran pencernaan makanan, saluran reproduksi dan urin.
c. Sistem Pencernaan Pada Merpati (Columba livia)
Organ pencernaan pada burung terbagi atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Makanan bukung bervariasi berupa biji-bijian, hewan kecil dan buah-buahan. Saluran pencernaan burung dimulai dari paruh yang merupakan modifikasi gigi, rongga mulut terdiri atas rahang atas yang merupakan penghubung anatara rongga mulut dan tanduk. Kemudian menuju faring berupa saluran pendek, esophagus pada burung terdapat pelebaran pada bagian ini disebut tembolok, berperan sebagai tempat penyimpanan makanan yang dapat diisi dengan cepat. Kemudian menuju ke lambung, lambung terdiri atas proventrikulus (lambung kelenjar) banyak menghasilkan enzim pencernaan, dinding ototnya tipis. Ventrikulus (lambung pengunyah), ototnya berdinding tebal. Pada burung pemakan biji-bijian terdapat kerikil dan pasir yang tertelan bersama makanan. Kemudian makanan menuju usus yang terdiri dari susu halus dan usus tebal yang bermuara pada kloaka.
d. Sistem Pencernaan Pada Mencit (Mus musculus)
Tidak berbeda dengan hewan sebelumnya, letak perbedaan hanya pada struktur giginya, pada mencit makanan di kunyah kemudian masuk ke dalam mulut, kemudian menuju kerongkongan dari kerongkongan makanan menuju lambung, pada lambung proses fermentasi atau pembusukan makan dilakukan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banayk mengandung bakteri. Kemudian menuju ke usus dan bermuara pada anus..
E. Kesimpulam dan Saran
1. Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari percobaan ini adalah sistem pencernaan pada pisces, dimulai dari rongga mulut, kemudian ke esophagus melalui faring, kemudian makanan di dorong ke lambung, masuk ke usus dan bermuara pada anus. Sistem pencernaan pada amfibu dimulai dari rongga mulut kemudian ke esophagus menuju ke lambung dan usus bermuara di kloaka. Sistem pencernaan pada aves dimulai dari paruh kemudian rongga mulut, kemudian faring, pada faring terdapat pelebaran pada bagian ini yang disebut tembolok, kemudian ke lambung, usus dan bermuara pada kloaka. Dan terakhir sistem pencernaan pada mamalia dalam sampel yaitu marmot makanan ini dikunyah kemudian masuk ke mulut, kemudian menuju kerongkongan dari kerongkongan makanan menuju lambung, pada lambung proses fermentasi atau pembususkan makanan dilakukan oleh bakteri terjdi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. Kemudian menuju ke usus dan bermuara pada anus.
2. Saran
Saran yang dapat saya sampaikan adalah agar praktikan memperhatikan betul bagian-bagian dari sistem pencernaan hewan yang diamati, agar tidak terjadi kesalahan.
DAFTAR PUSTAKA
Djarubito, Mukayat. Zoologi Dasar. Jakarta: Erlangga, 1989.
Muh, Khalifah. Biologi Umum 2. Alauddin: CV Berkah Utami, 2007.
Top 10 slots machines and casino games - KT Hub
BalasHapusBest Slots Games · 5 – Jackpot 평택 출장샵 City · 남원 출장샵 4 – Big Chilli 파주 출장안마 · 3 – Microgaming · 2 – Pragmatic Play 의정부 출장샵 · 1 – 의정부 출장마사지 Playtech